Showing posts with label serba-serbi. Show all posts
Showing posts with label serba-serbi. Show all posts

Saturday, July 11, 2015

LUKA

Dapur Kita | 9:07 AM | | | | | | | | Be the first to comment!

Hasil gambar untuk luka ringan

Luka didefenisikan sebagai kerusakan pada kulit akibat cedera, pembedahan, atau trauma fisik. Semua faktor penyebab ini  mengakibatkan terganggunya integritas kulit sehingga mempermudah masuknya mikroorganisme ke dalam jaringan tubuh. Karena adany kerusakan pada kulit dan terpaparnya jaringan tubuh terhadap udara bebas, maka bakteri dapat masuk ke dalam jaringan tubuh dan selanjutnya menimbulkan infeksi. Beberapa faktor yang dapat  meningkatkan faktor infeksi meliputi : jarak waktu antara terjadinya luka dengan pemberian terapi, adanya benda asing pada luka, lokasi luka, cedera yang mengenai jaringan yang lebih dalam (seperti : otot atau tulang), adanya jaringan mati, faktor internal seperti usia, medis dan status gizi pasien.

Read more ...

Friday, July 3, 2015

KETOMBE

Dapur Kita | 12:05 AM | | | | | | | Be the first to comment!
Ketombe muncul karena kondisi metabolik alami yang ditandai dengan adanya serpihan-serpihan sel-sel kulit mati dalam jumlah berlebihan di kulit kepala. Serpihan-serpihan ketombe ini berwarna perak keabu-abuan, dan terlepas sepenuhnya dari kulit kepala atau baru terlepas setelah dilakukan penyisiran rambut. Kondisi ini dapat disertai rasa gatal (akibat kondisi kulit kepala yang terlalu kering). Ketombe biasanya terjadi di seluruh bagian kepala yang ditumbuhi rambut, kecuali bagian yang mengalami kebotakan. Jadi, ketombe tidak sama dengan dermatitis seboroik yang biasanya ditandai dengan serpihan-serpihan (menyerupai ketombe) berwarna kekuningan, berminyak, dan kulit kepala berwarna kemerahan (meradang). Pada dermatitis seboroik proses penggantian sel-sel kulit terjadi lebih cepat dua kali lipat dibandingkan dengan kondisi normal dan ini berhubungan dengan suatu organisme sejenis ragi, yaitu Malassezia furfur, yang mengakibatkan pembengkakan pada kulit kepala. 
Read more ...

Thursday, July 2, 2015

TIPS MENGATASI ALERGI PADA BAYI

Dapur Kita | 9:58 PM | | | | | | | | Be the first to comment!
1.Berikan ASI pada bayi sekurang-kurangnya 6 bulan karena ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi dan jarang sekali menyebabkan reaksi alergi. Selama menyusui, ibu seharusnya menghindari atau mengurangi konsumsi makanan-makanan yang dapat menimbulkan reaksi alergi (alergenik) seperti susu, ikan, kacang-kacangan

2.Untuk anak yan memiliki riwayat keluarga alergi sebaiknya jangan diberikan dulu makanan alergenik hingga ia mencapai usia tertentu.

Contoh:
- Susu sapi dan makanan yang terbuat atau berasal dari susu sapi (usia 12 bulan ke atas)
- Telur dan makanan yang mengandung telur (usia 24 bulan ke atas)
- Kacang-kacangan (usia 36 bulan ke atas)
- Ikan dan kerang-kerangan (usia 36 bulan ke atas)

3.Sedapat mungkin hindari allergen, ini merupakan cara terbaik menghindari alergi.

Contoh
- Hentikan konsumsi obat penyebab alergi
- Menempatkan binatang peliharaan di luar rumah
- Memasang alat penyaring udara
- Tidak memberikan makanan yang berpotensi menimbulkan alegi pada bayi

4.Jaga agar rumah tidak dimasuki oleh serangga dan tikus. Kecoa diduga sebagai pemicu asma pada anak-anak yang hidup di tempat kumuh. Metode yang dianjurkan untuk mengatasinya adalah dengan membersihkan saluran air dan pipa , menjaga rumah agar tetap bersih serta menjaga penyimpanan makanan agar.

5.Tingkatkan kebersihan udara dalam rumah dengan cara mengurangi factor-faktor yang dapat mencemari udara seperti asap rokok.

6.Hindari pemaparan terhadap jamur dan lumut, yang biasanya didapatkan pada gudang, tempat penampungan air, dll. Selain itu pastikan kebersihan gorden, karpet, tempat sampah dan sebagainya tetap terjaga

Read more ...

MENGENALI GEJALA ALERGI PADA BAYI

Dapur Kita | 9:01 PM | | | | | | | | | | Be the first to comment!


Read more ...
Powered by Blogger.

Blogroll

About